Skip to main content

Cara Merawat dan Mencerahkan Bibir Vagina

Miss V merupakan salah satu bagian kulit yang paling sensitif. Oleh karena itulah banyak hal yang bisa menyebabkan daerah tersebut menjadi berwarna gelap. Beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab keadaan tersebut di antaranya gesekan dengan pakaian, penggunaan sabun yang tidak cocok, kehamilan, usia, keturunan, dan tumbuhnya jamur di kulit. Berbagai cara menjaga penampilan diri wanita pun akan dilakukan untuk mengatasinya. Tapi, anda tidak perlu khawatir karena masalah daerah kewanitaan yang gelap sebenarnya bisa diatasi. Berikut adalah cara memutihkan daerah kewanitaan yang bisa anda lakukan! 1. Gunakan Krim Pemutih Daerah Kewanitaan Berbahan Alami Saat ini telah banyak produk-produk berbahan herbal yang beredar di pasaran, termasuk produk untuk memutihkan vagina dan daerah kewanitaan. Jika anda telah memutuskan untuk menggunakan jenis produk tersebut, anda harus memastikan terlebih dahulu produk yang anda pilih benar-benar alami dan aman. Pastikan bahwa krim yang anda gunakan memi...

6 Hal yang Perlu Diketahui Soal Infeksi Jamur di "Miss V"

 

Hampir semua wanita pernah punya masalah dengan infeksi jamur di vagina. Apa yang harus dilakukan ketika mengalaminya?

"Infeksi jamur termasuk umum dialami wanita karena jamur hidup di kulit dan sekitar vagina," kata Melissa Goist, MD, ahli kebidanan dari Ohio State University Wexner Medical Center. Ketika terjadi gangguan keseimbangan alami bakteri baik di vagina, jamur Candida tumbuh berlebihan. Saat itulah terjadi sensasi gatal dan panas yang mengganggu.

Berikut ini fakta mengenai infeksi jamur yang perlu diketahui wanita.

1. Gejalanya mirip penyakit lain

Sebuah studi menemukan setidaknya 11 persen wanita yang belum pernah mengalami infeksi jamur dapat mengenali gejala-gejalanya. Sementara riset lain menemukan wanita yang mengira dirinya terkena infeksi ternyata hanya sepertiga yang benar-benar mengalaminya.

Mengapa demikian? Karena ada kesamaan dengan gejala penyakit lain. Bila mengalami infeksi jamur, Anda mungkin mengalami rasa terbakar, gatal, sakit ketika berhubungan seks dan mengeluarkan cairan putih tak berbau yang kental.

Namun ketika cairan itu berbau, gejala itu bisa jadi penyakit bakterial vaginosis (BV) dan bila terjadi hanya terbakar dan panas ketika buang air kecil, gejala itu berarti infeksi saluran kencing.

2. Pertama mengalaminya? Konsultasilah dengan dokter

"Ketika pertama mengalami gejala infeksi jamur, segeralah berkonsultasi ke dokter karena bila ternyata gejala itu bukan infeksi jamur, mengobati sendiri dapat menjadikan radang memburuk," kata Dr. Goist.

Seorang dokter akan membantu mengatasi masalah dengan memberi resep untuk mengatasi jamur berupa obat antijamur dan salep pengurang radang. Setelah itu, Anda akan diberi tahu apa yang harus dihindari agar si jamur tak kambuh lagi.

3. Tak perlu produk untuk mencegahnya

Ahli kebidanan menyebut vagina seperti "oven yang membersihkan diri sendiri". Itu karena vagina tidak memerlukan cairan pembersih, parfum atau aneka produk lain untuk membersihkan dirinya. "Bukannya membantu mencegah infeksi jamur, produk pembersih justru menyebabkan ketidakseimbangan bakteri baik di vagina yang membuat Anda jadi rentan terkena infeksi jamur," katanya.

4. Hal yang dilakukan bila terjadi infeksi setelah berhubungan seks

Infeksi jamur secara teknis bukanlah infeksi menular seksual. Tetapi hubungan seks dapat mengganggu keseimbangan bakteri di vagina dan menaikkan risiko pertumbuhan berlebihan jamur. Dokter menyarankan bila terkena infeksi jamur setelah berhubungan seks, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mencari potensi penularan penyakit menular seksual.

5. Mengenai baju basah

Mungkin Anda sering mendengar baju basah adalah sumber malapetaka. Dokter sering menyarankan untuk mengganti baju basah atau berkeringat karena jamur hidup nyaman di lingkungan hangat dan basah. Memang benar.

Hal ini menjadi sangat penting bagi wanita yang sering terkena infeksi dibandingkan dengan populasi umum. "Kecuali Anda tahu rentan terkena infeksi jamur, Anda tak perlu sering ganti baju," kata Dr. Goist.

6. Mengganti pil kontrasepsi membuat Anda jadi rentan

Sesuatu yang mengubah kadar hormon, seperti mengganti pil kontrasepsi hormonal baru (yang menaikkan kadar estrogen) atau mengalami stres tinggi (mengalami kortisol tinggi) adalah faktor risiko terkena infeksi jamur pula.

Hal yang perlu diwaspadai juga adalah minum antibiotika yang membunuh bakteri sehat di vagina dan membuat jamur hidup subur. Juga memiliki kadar gula darah tak terkontrol bila memiliki penyakit diabetes tipe 2 (gula darah tinggi adalah makanan lezat buat jamur).

Comments

Popular posts from this blog

Mengenali Perubahan Payudara di Usia 20, 30, dan 40 Tahun

Seiring bertambahnya usia, bentuk tubuh tentu akan berubah, termasuk payudara. Perubahan payudara akan terjadi baik dari tampilan sampai bagian dalam payudara. Jadi, ada baiknya kenali perubahan yang akan terjadi pada payudara di setiap sepuluh tahun pertambahan usia. Usia 20 Banyak perubahan Ukuran payudara Anda dapat berfluktuasi karena berbagai alasan dalam satu dekade ini, menurut isa Jacob, M.D., profesor bedah di Johns Hopkins Medicine. Pertama, ketika metabolisme Anda mulai melambat. “Payudara akan berubah ukuran ketika berat badan naik ataupun turun,” ujar Jacob. Penyebab lain adalah kehamilan. “Banyak wanita mulai hamil di usia 20-an, jadi akan ada pembesaran payudara yang terjadi sesuai dengan penambahan berat badan dan untuk persiapan menyusui bayi,” katanya. Setelah masa menyusui, payudara bisa jadi lebih kecil atau bahkan lebih besar dari sebelum masa kehamilan. Tak hanya itu, kehamilan akan membuat areola menghitam dan puting membesar, tapi  umumnya ini a...

Cara Merawat dan Mencerahkan Bibir Vagina

Miss V merupakan salah satu bagian kulit yang paling sensitif. Oleh karena itulah banyak hal yang bisa menyebabkan daerah tersebut menjadi berwarna gelap. Beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab keadaan tersebut di antaranya gesekan dengan pakaian, penggunaan sabun yang tidak cocok, kehamilan, usia, keturunan, dan tumbuhnya jamur di kulit. Berbagai cara menjaga penampilan diri wanita pun akan dilakukan untuk mengatasinya. Tapi, anda tidak perlu khawatir karena masalah daerah kewanitaan yang gelap sebenarnya bisa diatasi. Berikut adalah cara memutihkan daerah kewanitaan yang bisa anda lakukan! 1. Gunakan Krim Pemutih Daerah Kewanitaan Berbahan Alami Saat ini telah banyak produk-produk berbahan herbal yang beredar di pasaran, termasuk produk untuk memutihkan vagina dan daerah kewanitaan. Jika anda telah memutuskan untuk menggunakan jenis produk tersebut, anda harus memastikan terlebih dahulu produk yang anda pilih benar-benar alami dan aman. Pastikan bahwa krim yang anda gunakan memi...

6 PENYEBAB PAYUDARA KENDOR

Payudara yang indah adalah payudara yang sehat, kencang, dan kenyal. yukk jaga dan rawat payudara Anda Bagi wanita payudara adalah hal yang sangat penting pada bagian tubuhnya, selain untuk menyusui anaknya kelak, payudara juga kadang digunakan untuk menarik lawan jenisnya. Semua wanita pasti menginginkan bentuk payudara yang ideal menurutnya masing-masing, karena dengan begitu kepercayaan diri wanita akan bertambah. Tetapi tidak jarang di jumpai banyak wanita yang mengeluhkan tentang payudaranya. Dikarenakan, payudara yang mereka miliki kendur alias tidak kencang. Banyak faktor yang menyebabkan payudara wanita menjadi kendur, seperti: Usia Semakin bertambahnya usia seorang wanita maka kekencangan, kelenturan dan keelastisan payudara juga akan turun secara sendiri nya. Usia merupakan faktor alami yang menjadikan payudara wanita menjadi kendur. Hal ini dikarenakan mengecilnya kelenjar susu yang menyebabkan adanya ruang kosong di pembungkus udara. Penggunaan Bra Yang Salah B...